Selasa, 12 November 2013

Filosofi Onde-Onde

Hari ini belajar hal baru berkaitan dengan manfaat "onde-onde" yang ternyata ampuh sebagai peredam amarah.  Kok bisa begitu?  Wanita dalam satu hari memiliki jatah 45.000 kata untuk dihamburkan. Kelebihan inilah yang membuat wanita jago jadi biang kerusuhan namun hanya sedikit wanita yang bisa memanfaatkan kelebihan ini dengan bijaksana,  untuk berkata-kata baik. Jika sedang kesal dan marah hal tepat yang harus dilakukan adalah DIAM. Berkata-katalah yang baik atau diam.

Cara pria mengungkapkan kemarahan berbeda dengan wanita,  pria cenderung menggunakan logika , jika marah para pria biasanya memilih diam atau pergi sedang wanita mengedepankan perasaan, meledak-ledak,  tidak jarang jadi berkata-kata yang menusuk hatiTerus apa hubungannya dengan onde-onde? Buat para wanita, jika mulai marah langsung comot onde-onde, hap..bahan dasar onde-onde adalah ketan,  butuh perjuangan lebih untuk mengunyah kue ini, sehingga kita tidak sempat berkata-kata. Setelah itu minum yang banyak biar hati dingin.

Buat yang beragama islam mungkin kita sudah ada contoh dari Rasulullah ketika sedang marah, yaitu jika berdiri duduk,  jika sudah duduk amarah  masih belum reda maka berbaringlah. Jika masih marah juga segeralah berwudhu kemudian sholat.

Serius banget sih bacanya..Saya hanya ingin menuangkan sedikit guyonan dari Ibu Rurin,  tidak ada paksaan untuk percaya kepada teori ini,  namun dibalik kengawuran ini semoga filosofi "Onde-onde" membawa manfaat bagi umat. 

Ssst...jangan lupa siapin onde-onde ya :D 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

thanks for reading this article :)